BANYUMAS – Untuk menghilangkan kejenuhan harus kerja keras membangun jalan yang merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ikut bergabung dengan warga yang tengah latihan Seni Kentongan.

 

”Dengan cara itu, ikut bergabung warga yang tengah latihan Kentongan, sedikit untuk kendorkan urat saraf, dan melepas kejenuhan,” ungkap Babinsa Petahunan, Serka Eko Budi Wiyono.  15/7/2020.

 

Diketahui, seiring berkembangnya zaman, para pengrajin kentong Banyumasan kian kreatif. Mereka bereksperimen memadukan beberapa alat musik bambu buatan mereka dengan kentong-kentong yang mereka buat. Sehingga menjadi kesenian tradisional yang dinamakan Kentongan.

 

Memasuki tahun 2000 -an mulai masuk alat musik bambu bertangga nada pentatonis ke dalam kesenian kentongan, seperti calung dan angklung yang kian menambah warna musik kentongan Banyumasan.

 

Tidak hanya itu, beberapa komunitas pecinta seni Banyumas juga berani menambahkan unsur musik modern seperti keprak (mini drum), Ketipung (kendhang, biasanya terbuat dari ban bekas), bedug (bass drum) yang besar terbuat dari drim yang ditutupi ban, kecrik (tamborin), dan seruling. (Ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here