Banyumas – Video call adalah salah satu cara yang dilakukan Letda Armed Sukirno, Kepala Penerangan Kodim 0701 Banyumas, untuk mengabarkan kepada keluarga bahwa dirinya baik-baik saja di tempat tugasnya selama satu bulan, yaitu Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Disampaikannya, begitu ada sinyal seluler atau internet, maka ia menyempatkan diri menyapa buah hatinya dan istri tercinta yang ada di rumah.

“Ini salah satu cara juga untuk mengetahui kondisi keluarga di rumah, apakah juga baik-baik saja,” ucapnya, Sabtu (4/7/2020).

Menurutnya juga, cara itu untuk menumbuhkan semangat dari rutinitas pekerjaan pengecoran jalan TMMD, dimana di hari kelima pelaksanaan tercapai 536 meter dari total panjang jalan menuju Obyek Wisata Curug Nangga itu, 1,8 kilometer dengan lebar 3,7 meter. Pasalnya, pekerjaan harian selama 25 hari sisa waktu TMMD adalah itu-itu saja.

Ditambahkannya, cara ini juga banyak dilakukan anggota Satgas TMMD dari kesatuan tempur, yakni Yonif 405 Surya Kusuma, kepada rekan-rekannya yang berada di home kesatuan, bahwa ditugaskan di Petahunan merupakan berkah kerana dapat berkumpul dengan masyarakat dan mempunyai keluarga baru yaitu masyarakat setempat.

“Tugas saya di Desa Petahunan adalah untuk memberitakan segala hal terkait pembangunan fisik maupun non fisik TMMD, sosial ekonomi masyarakat, termasuk kearifan lokalnya. Saya juga membawa misi meraih simpati masyarakat untuk mengangkat citra TNI,” tandasnya.

Untuk diketahui, Desa Petahunan yang memiliki ketinggian 420 mdpl, dikelilingi perbukitan sehingga sinyal seluler hilang-timbul. Tentunya, dengan publikasi ini diharapkan percepatan realisasi pemasangan repeater di tower BTS yang terletak di desa tetangga, yakni Desa Semedo, cepat terealisasi.

Bisa dipastikan, jika datang ke Semedo dan Petahunan kita melihat banyak anak-anak bergerombol dan sibuk dengan androidnya masing-masing, itu tandanya di lokasi itu cukup bagus jaringan selulernya.

Jadi, jika tower yang telah mangkrak sejak tahun 2013 silam ini beroperasi, maka sejumlah desa dari tetangga kedua desa tersebut, juga akan merasakan kemudahan jaringan seluler/internet, untuk sejumlah keperluan termasuk mengerjakan tugas sekolah yang diliburkan terkait pandemi, dan juga pelayanan desa dalam pembuatan KTP dan KK. (Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here