Banyumas – Ditiadakannya upacara pembukaan TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terkait protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19, tidak menyurutkan remaja desa untuk tetap berlatih melestarikan kearifan lokal khas Banyumasan ini.

 

Tampak para pemuda Karang Taruna Desa Petahunan, mendapatkan dorongan motivasi dari Pelda Daryitno, Babinsa Desa Tumiyang, Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, untuk bermain tek-tek.

 

Dengan adanya TMMD Reguler yang sedang membangun jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,7 meter, mereka jarang berlatih karena sibuk membantu TNI, baik kerja ngecor siang maupun lembur malam.

 

“Saya hanya memotivasi mereka dan mengecek kesiapan mereka barangkali nanti ada upacara penutupan TMMD Reguler, ataupun untuk penyambutan tamu agung lainnya yang akan meresmikan hasil TMMD akhir bulan ini (29/7),” ujarnya, Kamis (17/7/2020).

 

Dijelaskannya lanjut, selain angklung, rata-rata anggota Karang Taruna Petahunan mampu memainkan peralatan musik tradisional lainnya.

 

Agar semakin menarik dan mengikuti perkembangan zaman, tek-tek mulai dipadukan dengan mini drum atau, bass drum dari drum bekas, ketipung/kendang, kecrek/tamborin, dan juga seruling.

 

Selaku aparat teritorial, apa yang dilakukan Babinsa tersebut sangat sederhana namun mempunyai misi yang dalam. Yaitu, selain dorongan melestarikan salah satu kesenian budaya bangsa, juga untuk menggalang partisipasi remaja desa agar jangan kendor membantu TNI menyelesaikan infrastruktur yang ditargetkannya tersebut, selesai.

 

Untuk diketahui, untuk mensukseskan TMMD Reguler, puluhan Babinsa jajaran Kodim Banyumas diterjunkan ke Desa Petahunan untuk mensupport kegiatan baik sasaran fisik maupun non fisik. Apa yang dilakukan Babinsa itu merupakan penyuluhan Komsos (Komunikasi Sosial) di non fisik TMMD. (Ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here